Sponsor

Breaking News
recent

TIDAK SEMUA HASIL, SUDAH DIGARISKAN OLEH TUHAN, ADA BEBERAPA SESI ANDALAH YANG MENENTUKAN PILIHAN

Banyak orang beranggapan, bahwa ketika dirinya mengalami kegagalan, Tuhan lah yg dijadikan kambing hitam positif.
Contohnya gini : Ketika anda telah berusaha sangat maksimal, namun anda mengabaikan 1 atau 2 hal yang menurut anda tidaklah begitu penting, padahal faktanya hal tsb salah satu penentu keberhasilan usaha anda dan memang benar hasil akhirnya usaha anda menemui kegagalan, maka dgn sok legowo, biasanya, anda akan bergumam "Tuhan belum merestui".

Well, tidak seperti itu juga. Jangan selalu membiasakan mengkambinghitamkan Tuhan dalam segala hal.

Kenapa? Karena dari prosesnya, ada hal yg sengaja tidak anda lakukan. Mungkin karena malas atau menganggap tidak penting.

Banyak Mitra NASA yang ingin sukses. Jika arahan upline semuanya sudah dilakukan secara maksimal, maka peluang suksesnya itu akan besar. Jikapun anda mengalami kegagalan, langkah yang benarnya adalah melakukan evaluasi atas semua yg telah dilakukan.

Apalagi, jika anda ngeyel, berusaha membuat jalan baru, mengabaikan bahkan cenderung tidak mempercayai jalan yg sudah ada. Sukses hanya akan berakhir jadi sebuah wacana.

Saya berkeyakinan bahwa Tuhan telah menggariskan sesuatu untuk umatnya, hanya yang baik-baik saja. Namun pada prakteknya, banyak manusia yg berakhir jelek.

Apakah ini salah tuhan? Bukan, ini salah manusia mengambil keputusan, salah memilih diantara 2 pilihan.

Menginginkan kekayaan ada 2 cara, bekerja dan merampok. Ini sebuah pilihan, apakah tuhan ikut campur dalam menentukan pilihan manusia nya. Tidak! Dalam hal ini, tuhan memberikan anda kebebasan memilih, tentunya dgn berbagai konsekwensi.

Di NASA, ada beberapa pilihan. Dan tuhan memberikan anda kekuasaan penuh untuk memilih, dgn menghadirkan Upline terbaik untuk anda, sistem yg stabil, dll. Mana yg akan anda pilih? Pilih saja sendiri mau cara yg mana yg akan anda tempuh.

Dan jika hasilnya jelek, tidak perlu mengkambinghitamkan tuhan.

By : Bayu Widiathama
Bayu Widiathama

Bayu Widiathama

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.